Blog / News

Siswa di Jateng Makin Kreatif

08-11-2013Umummsigitw

SEMANGAT kewirausahaan sudah mulai melanda anak-anak muda. Bagaimana tidak? Para siswa SMK sudah kreatif menemukan ide-ide usaha yang sangat menjual.

Seperti yang terlihat di arena Ekspo Produk dan Bursa Kerja SMK dan Lomba Keterampilan Otomotif Siswa SMK 2013 di Merapi Grand Ballroom PRPP yang berlangsung Rabu (30/10) sampai Jumat (1/11). Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah dan diikuti SMK se-Jateng itu menampilkan beragam kreativitas para siswa yang memiliki kualitas yang tidak kalah dengan produk pabrikan.

Seperti SMK Warga Surakarta yang menampilkan Mobil Esemka yang telah lolos uji emisi, SMK Muhammadiyah 2 Borobudur Magelang dengan desain mobil untuk usaha, SMK Negeri 2 Klaten dengan penyaring limbah plastik menjadi bahan bakar, SMK Negeri 2 Jepara dengan kreasi furniture serta SMK Pangudi Luhur Muntilan dengan kreasi tempat tidur yang menyatu dengan almari dan meja belajar.

Pendiri Komunitas Suara Indonesia, Jonathan Ferry yang kemarin hadir dan memberikan semangat wirausaha kepada para siswa melalui forum Jateng Student Entrepreneurship Award (JSEA) mengatakan, para siswa usia SMA dan SMK di Jateng mulai terlihat peran aktifnya dalam berwirausaha.

”Dibandingkan dengan 10-20 tahun lalu, siswa SMK saat ini makin kreatif dan inovatif. Saya melihatnya tidak hanya di Kota Semarang, tetapi 35 kota lainnya di Jawa Tengah,” tuturnya.

Tularkan Ilmu Wirausaha

Di depan para siswa yang mengikuti seminar yang berlangsung di Merbabu Ballroom kemarin, Jonathan juga meminta para siswa yang telah memiliki keahlian untuk menularkan virus wirausahanya kepada teman-temannya di sekolah. ”ketika mengawali sebuah usaha, jangan pernah terjebak pada ketakutan tidak adanya modal yang berwujud uang, tetapi dari kemauan dan semangat,” tandasnya.

Jateng Student Entrepreneurship Award yang diluncurkan pada akhir Juni lalu, kata Jonathan, bertujuan untuk mengenalkan dunia kewirausahaan serta jurnalistik di kalangan generasi muda. Kegiatan pelatihan yang berlangsung mulai Juli 2013-Maret 2014 itu diikuti 14 SMA dan 6 SMK di Kota Semarang. Mulai November program JSEA juga akan digelar untuk siswa SMA dan SMK di Salatiga, Magelang, Solo, Yogya, Kendal, dan Banyumas.

”Dari pelatihan di Kota Semarang, sudah ada hasilnya. Beberapa siswa mulai jualan makanan olahan dari singkong di Citraland dan memajang hasil karya jurnalistik melalui majalah dinding yang bekerja sama dengan Suara Merdeka,” jelasnya. Ditemui terpisah, Humas SMK Negeri 2 Klaten Drs ALWariyono MTmengungkapkan, jalinan kerja sama yang dilakukan pihak sekolah dengan lembaga ataupun perusahaan mampu menjadikan para siswa mandiri dan siap terjun ke dunia usaha.

”Di sekolah kami misalnya, setiap tahun kami kewalahan memenuhi permintaan dari dunia industri,” katanya saat ditemui di stan SMK Negeri 2 Klaten yang ada di Merapi Grand Ballroom, kemarin. Selain menampilkan hasil karya dan inovasi, alumni SMK yang hadir dalam acara berkesempatan mendapatkan peluang untuk bekerja melalui job fair yang berlangsung di Merbabu Ballroom. (Muhammad Syukron-75)


Comment

  • Budi

    Semoga SMK dapat lebih maju lagi dalam mengembangkan informasi dan teknologi :)

    08-11-2013Website

Leave a Comment