Blog / News

ISUZU Gandeng SMKN 2 Klaten Buka Kelas Teknisi

08-11-2013Umummsigitw

SEMARANG (KRJogja.com) - PT Isuzu Astra Indonesia menandatangani MoU dengan SMK Negeri 2 Klaten, Rabu (30/10) untuk menyediakan kelas khusus bagi siswanya yang lolos seleksi untuk mendapatkan pelatihan teknisi mesin diesel Isuzu.

"Kelas berkapasitas 32 siswa ini berada di kampus SMK Negeri 2 Klaten. Untuk mendukung program kerjasama ini selain kami berikan satu unit mesin untuk praktik juga tenaga instruktur yang akan mendidik siswa-siswi", ungkap HRD & PDCA Departement Head PT Isuzu Astra Indonesia, Uma Parwati di Merapi Hall Komplek PRPP Tawang Mas saat digelar Pameran Produk dan Bursa Kerja Siswa SMK tahun 2013 se Jawa Tengah.


Kerjasama dengan SMK menurut UMa telah dilakukan sejak 3 tahun terakhir ini dalam rangka menyerap tenaga kerja lulusan SMK yang memiliki bidang keahlian. Namun untuk merekrut dengan sistem melakukan pendidikan khusus baru berjalan tahun ini di SMK Negeri 2 Klaten.

Pendidikan kelas khusus Isuzu dilakukan bagi siswa yang lolos seleksi sejak kelas 2 hingga lulus. Teknisnya tidak akan mengurangi jam pelajaran yang ditentukan Diknas, namun bersifat jam tambahan (khusus).

Kepala SMK Negeri 2 Klaten, Wardani Sugiyanto menyambut baik kerjasama dari Isuzu Astra Indonesia. Pihaknya mengaku sudah banyak menerima tawaran kerjasama perekrutan lulusan sekolahnya. "Langkah Isuzu dengan mendirikan kelas khusus di kampus kami merupakan kehormatan bagi kami dan menjadikan kami lebih mudah dalam menciptakan lulusan sesuai kebutuhan pasar kerja. Setiap tahunnya kami meluluskan 430 lulusan. 87 persennya sudah terserap di perusahaan-perusahaan yang telah meminta jauh sebelum kelulusan", ungkap Wardani.

Penandatangani disaksikan oleh Wagub Jateng Drs Heru Sudjatmoko dihadiri seluruh Kepala SMK Negeri maupun Swasta se Jawa Tengah. Wagub Jateng saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan bahwa sudah saatnya lulusan SMK menunjukkan kiprahnya sebagai tenaga terdidik yang memiliki kompetensi dan berdaya saing tinggi. Oleh karena itu pemerintah sangat mendukung upaya penciptaan tenaga kerja terampil lulusan SMK. (Cha)